TRAGEDI '98 DALAM SASTRA INDONESIA: DUA PERSFEKTIF KEBANGSAAN

Lina Meilinawati Rahayu

Abstract


Dengan pendekatan multiskala tulisan ini ingin menunjukkan peristiwa traumatis 98 sebagai memori kolektif di Indonesia yang dinarasikan oleh para sastrawan, khususnya penulis perempuan. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa memori dapat diproduksi dalam berbagai skala. Narasi yang dituangkan oleh para sastrawan  merupakan cara menciptakan kembali kecatatan sejarah dalam skala masing-masing.  Ini merupakan satu upaya untuk menegosiakan kembali apa yang sudah terjadi pada suatu masa dan apa yang tetap diingat oleh karya dua penulis perempuan. Tulisan ini akan bersandarkan pada pendekatan multiskala yang meyakini bahwa memori dapat dilihat dari berbagai skala. Dalam skala besar, tragedi '98 merupakan peristiwa nasional yang terjadi saat krisis ekonomi, dan dalam skala kecil dapat dilihat dalam berbagai persfetif dan kepentingan. Karya sastra memungkinkan untuk menjadi saksi atas peristiwa yang tidak dapat diketahui secara absolut dan memperkenalkan pada pengalaman yang terjadi, tetapi tidak terucapkan dan tidak pernah didengar. Tulisan perempuan dalam menarasikan peristiwa traumatis menjadi fokus penelitian ini. Yang akan dijadikan objek penelitian adalah dua novel yang ditulis oleh perempuan tentang Tragedi 1998. Kedua novel itu adalah Laut Bercerita karya Leila S. Chudori dan Sekuntum Nozomi 3 karya Marga T. Karena sastra berfungsi sebagai sarana dokumentasi dan transmisi sejarah, melaluinya peristiwa disajikan. Kedua pengarang ini --dalam upaya masing-masing-- mendekonstruksi hubungan antara kekuatan politik (negara) pada individu yang  pada akhirnya melahirkan wacana kebangsaan. 

Keywords


memori kolektif, tragedi 1998, analisis multiskala, wacana kebangsaan

Full Text:

PDF

References


Allen, Pamela. 2010. “Literature and the Media Contemporary Literature from the

Chinese 'Diaspora' in Indonesia”. Australia Published online.

Anita, Yulia. 2019. “Konflik Batin Tokoh dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila

S.Chudori”. Skripsi, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumatera Barat Padang.

Arnez, M., & Dewojati, C. (2010). “Sexuality, Morality and the Female Role: Observations on Recent Indonesian Women's Literature”. Asiatische Studien Études Asiatiques LXIV.1.2010: Zeitschrift der Schwizerischen Asiengesellschaft Revue de la Société Suisse-Assie, 64(1), 7-38. doi: 10.5167/uzh-35186

Fuller, A. (2018). “Remembering the Gang Rapes of May 1998”. Inside Indonesia, 132. https://www.insideindonesia.org/remembering-the-gang-rapes-of-may-1998

Hamid, Usman, dkk. 2005. Menatap Wajah Korban. Solidaritas Nusa Bangsa (SNB). Jakarta

McGlynn, J. H. (2000). “Silenced Voices, Muted Expressions: Indonesian Literature Today”. Mānoa, 12(1), 38-44. doi: 10.2307/4229817.

Mostava, Dalia Said. 2009. “Literary Representations of Trauma, Memory, and Identity in the Novels of Elias Khoury and Rabīʿ Jābir”. Journal of Arabic Literature, 40, 208-236. DOI: 10.1163/008523709X12470367870065.

Mustafa, H., Mukhiar, S. N. S., Jamaludin, S. S. S., & Jais, N. M. (2021). “Covid-19 and Collective Memory Among Malaysians: Does Generation Matter?”. Pertanika Journal of Social Sciences & Humanities, 29(4).

Ningrum, D. I. P. (2018). “Legitimasi Negara atas Mahasiswa dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori: Kajian Max Weber”. Jurnal Sapala.

Rigney, A. (2021). “Remaking Memory and the Agency of the Aesthetic”. Memory Studies, 14(1), 10-23. sagepub.com/journals-permissions DOI: 10.1177/1750698020976456 journals.sagepub.com/home/mss.

Sahwamah, Eva. 2016. “Analisis Kesenjangan Kelas Sosial dalam Novel Sekuntum

Nozomi 3 Karya Marga T Perspektif Marxisme”. Universitas Mataram.

Sari, Wenny Erga dan Aprinus Salam. 2017. “Struktur dan Pandangan Dunia Novel

Sekuntum Nozomi 3 Karya Marga.T : Analisis Strukturalisme Genetik”. Tesis. Universitas Gajah Mada.

Stanley. (2005). "Media dan Peristiwa Kerusuhan Mei 1998”. dalam Menatap Wajah Korban. Solidaritas Nusa Bangsa (SNB). Jakarta.

Wahyuni, Dessy. 2013. “Potret Kerusuhan Mei 1998 dalam “Luka Beku” (Portrait of May 1998 Riot in “Luka Beku”)”. Widyariset, 16(1), 111–120.

Zein, A. dan Patra M. 2005. “Mengadili Individu yang Bertanggung Jawab atas Tragedi Mei 1998”. dalam Menatap Wajah Korban. Solidaritas Nusa Bangsa (SNB). Jakarta.

Zisykien, Farah Adnia. 2019. “Memori Kolektif Para Aktivis 1998 dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila S.Chudori”. Thesis, Universitas Airlangga.




DOI: https://doi.org/10.37905/psni.v3i0.89

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




e-ISSN: 2988-4357

PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL

HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA (HISKI)

 

INDEXED BY:

Google Scholar