VARIAN EKSPRESI LITERASI SASTRA GENERASI MILENIAL DI MEDIA SOSIAL

Sitti Aida Azis, Fitriani Rachman

Abstract


Sastra merupakan ekspresi keseharian manusia  yang merepresentasikan pikiran, perasaan, dan bahkan eksistensi manusia itu sendiri. Inovasi  teknologi menyediakan wadah tersendiri bagi segala macam bentuk ekspresi dalam wadah media  sosial. Generasi milenial yang lekat dengan perkembangan teknologi terbarukan tumbuh berkembang senafas perubahan dan kemajuan, sehingga dalam wadah tersebut,tipe generasi ini menjadi sangat dominan mengakses semua jenis media social Saat  ini,  generasi  milenial  muncul  bersama varian ekspresi  literasi  sastra di media social yang menarik dikaji. Makalah ini bertujuan mengkaj ivarian ekspresi literasi sastra generasi milenial dalam media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang akan dihimpun untuk dikaji berupa teks tulisan generasi millennia ldalam bentuk catatan status. Sumber data adalah Istagram, Facebook, Tiktok, dan Snack Video. Hasil kajian ini menyimpulkan bahwa varian ekspresi literasi sastra generasi milenial di media social merupakan apresiasisastra yang sarat makna. Teks catatan status media social generasi milenial yang ada dapat dikategorikan berbentuk sajak atau puisi dan cerita mini. Di samping itu, terlihat penggunaan gaya bahasa yang senantiasa memperindah tulisan. Kecenderungan penulisan status di media social merupakan hal positif (fungsi) yang menjadi alternatif bagi generasi milenial bersastra melalui pemanfaatan perangkat teknologi yang bisa berkontribusi pada sastra digital.


Keywords


literasi,sastra, generasi milenial, media sosial

Full Text:

PDF

References


Abrams, M. (1981). A. Glossaryof Literary Terms. Cet. IV.New York Holt: Rinehart and Winston.

Altenbernd, Lynn dan Lislie Lewis. (1970). A. Handbook for the Study of Poery.London: Collier-MacMillanL.

Alwi, Hasan. (1994). Kamus BesarBahasa Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Azis, S. (2021). Prosa Fiksi: Menilik Teori dan Terapan Model Pengkajian.Makassar: LPPUnismuh.

Azis, S. A. (2015). Apresiasi Puisi. Makassar: Alauddin University Press.

Altenbernd, L., & Lislie,L. (1970). A. Handbook for the Study of Poery. London: Collier-MacMillan.

Becker, A.L. (1987). Linguistik dan Analisis. Jakarta: Panitia Pelaksana Penataran Sastra Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Budianto, dkk. (2008). Membaca Sastra (Pengantar Memahami Sastra untuk Perguruan Tinggi).Yokyakarta: IndonesiaTera

Darma, Budi. (2004). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional

Luxemburg, J., Miekel, B., & Weststeijn. (1982). Pengantar Ilmu Sastra. Dalam D. Hartoko, Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia.

Mahayana, Maman.(2007). Ekstrinsikalitas Sastra Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Mangunwijaya,Y.B.(1986). Menumbuhkan SikapReligiusitas Anak.Jakarta, Gramedia

Teew,A.(1993). Membaca dan Menilai Sastra. Jakarta: Gramedia

Wiyatmi. 2005. Pengantar Kajian Sastra.Yogyakarta: Pustaka.

Wurianto, A. B. (2017). Prosiding Senasbasa. Retrieved fromLiterasi Sastra dalam Masyarakat Belajar (Learning Society): http://research- report.umm.ac.id/index.php/senasbasa




DOI: https://doi.org/10.37905/psni.v3i0.73

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




e-ISSN: 2988-4357

PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL

HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA (HISKI)

 

INDEXED BY:

Google Scholar